Tuesday, September 18, 2018

KPU Akan Merevisi PKPU Kini Penjahat Seksual Dan Juga Bandar Narkorba Bisa Ikut Caleg

KPU Akan Merevisi PKPU Kini Penjahat Seksual Dan Juga Bandar Narkorba Bisa Ikut Caleg

Berita Keren - KPU akan merevisi PKPU No 20 tahun 2018 menyusul putusan MA yang membolehkan eks koruptor maju di Pileg 2019. PKPU yang akan direvisi juga termasuk pada aturan soal mantan napi bandar narkoba dan penjahat seksual.

"Pasal yang berkaitan dengan itu. Bahwa partai harus punya komitmen tidak mencalonkan mantan napi koruptor, kejahatan seksual, dan narkoba, itu kan satu ketentuan," ujar Komisioner KPU Hasyim Asyari, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

"Begitu ketentuan itu dibatalkan (lewat PKPU), tiga-tiganya kategori itu lewat semua (batal pada PKPU)," sambungnya. 

 Hasyi mengatakan, putusan ini tidak hanya menyangkut kasus eks napi korupsi. Menurutnya, uji materi yang dilakukan tidak hanya berdasarkan kasus melainkan undang-undang. Bandar66

"Bukan (hanya terkait satu kasus saja), karena judicial rivew itu yang diperiksa peraturan perundang-undangan. Bukan case perkara- perkara," ujar Hasyim. Bandar Sbobet

Sebelumnya, aturan soal eks koruptor, eks napi bandar narkoba, dan eks napi kejahatan seksual tak boleh maju nyaleg tertuang dalam pasal 7 poin 1 huruf h PKPU Nomor 20 Tahun 2018. Berikut bunyinya: 

"Bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota adalah Warga Negara Indonesia dan harus memenuhi persyaratan bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi." 

Share This
Previous Post
Next Post

Semoga Artikel Di Atas Ini Bermanfaat Bagi Kalian Semua :)